Langsung ke konten utama

PERSATUAN DALAM ISLAM



                Kita semua telah mengetahui, bahwa umat islam adalah umat yang mayoritas dimuka bumi ini. Jikalau  kita ingin menengok kembali sejarah, bahwa islam datang dalam kadaan terasing dan kembali dalam keadaan terasing pula. Namun, berkat kehadiran insan yang mulia dimuka bumi ini, yaitu Muhammad Shalallahu alaihi wasallam islam dapat tersebar diseluruh dunia.

Pembaca yang budiman,
Akan tetapi keadaan umat islam pada zaman sekarang amatlah memprihatinkan. Mengapa demikian? Karena kondisi kita yang sangat terpuruk, kita mudah dihancurkan dan dipecah belah. Padahal jumlah kaum muslimin sangatlah banyak bahkan dapat dikatakan sebagai mayoritas penduduk bumi, Namun mengapa kita masih dapat dikalahkan dan di pecah belah oleh orang-orang kafir yang sangat membenci islam? Karena kurangnya rasa persatuan diantara kaum muslimin. Kuantitas yang kita miliki tak menentukan kualitas yang kita miliki, ingatlah ketika Rasulullah memimpin Peranng Badar, pasukan kaum muslimin hanya berjumlah 315 orang sedangkan pasukan kaum kafir quraisy berjumlah 1000 orang. Meskipun dengan jumlah yang sedikit, kaum muslimin berhasil mengalahkan kaum kafir quraisy bahkan mendapatkan ghanimah (harta rampasan perang) yang sangat banyak. Mengapa dengan jumlah yang tak seimbang tersebut kaum muslin dapat mengalahkan psukan kaum kafir quraisy ? karena perjuangan kaum muslimin diiringi dengan kesabaran yang kuat, serta rasa persatuan yang kuat. Allah pun meridhoi perjuangan yang dilakukan kaum muslimin, sehingga dikirimkan-Nya 3000 bala tentara malaikat, seperi yang difirmankan-Nya dalam surah Ali Imran ayat 123-124 :
وَلَقَدۡ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ بِبَدۡرٖ وَأَنتُمۡ أَذِلَّةٞۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ  ١٢٣ إِذۡ تَقُولُ لِلۡمُؤۡمِنِينَ أَلَن يَكۡفِيَكُمۡ أَن يُمِدَّكُمۡ رَبُّكُم بِثَلَٰثَةِ ءَالَٰفٖ مِّنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ مُنزَلِينَ  ١٢٤   
Artinya: Dan sungguh, Allah telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu dalam keadaan lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, agar kamu mensyukuri-Nya.[123] (Ingatlah) ketika engkau (Muhammad) mengatakan kepada orang-orang beriman, “ apakah tidak cukup bagimu bahwa Allah membantumu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan dari langit. [124]
                Ayat diatas adalah bukti kekuasaan Allah ta’ala kepada  orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah senantiasa menolong orang-orang yang bersatu padu membela agama-Nya.
 Para Pembaca yang saya hormati,
Persatuan di antara kaum muslimin sangatlah penting, dengan persatuan yang kuat kita akan menjadi umat yang kuat dan kokoh, yang tentunya tak mudah dikalahkan. Namun, apa yang terjadi jika kita terpecah belah? Tentunya kita akan sangat mudah dikalahkan dan dibantai habis oleh orang-orang kafir yang sangat membenci islam.
Sesungguhnya perpecahan itu terjadi dikarenakan sikap Kaum Muslimin sendiri, yaitu kurangnya menghargai masalah khilafiyah maupun furu’iyah. Kita masih sering menganggap bahwa pendapat dan pandangan kitalah yang paling benar sehingga kita menjelek-jelekan pendapat yang berbeda dengan diri kita, padahal kebanaran hanya milik Allah, kita sebagai umat islam hanyalah berikhtiar untuk menempuh jalan yang diridhoi Allah Ta’ala.
إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٞ فَأَصۡلِحُواْ بَيۡنَ أَخَوَيۡكُمۡۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ  ١٠ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا يَسۡخَرۡ قَوۡمٞ مِّن قَوۡمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُواْ خَيۡرٗا مِّنۡهُمۡ وَلَا نِسَآءٞ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيۡرٗا مِّنۡهُنَّۖ وَلَا تَلۡمِزُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَلَا تَنَابَزُواْ بِٱلۡأَلۡقَٰبِۖ بِئۡسَ ٱلِٱسۡمُ ٱلۡفُسُوقُ بَعۡدَ ٱلۡإِيمَٰنِۚ وَمَن لَّمۡ يَتُبۡ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ  ١١
Artinya: Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.[10] Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.[11]  ( Q.S. Al-Hujurat: 10-11)
                Dari ayat dapatlah kita ambil kesimpulan bahwa, kita diperintahkan untuk saling menjaga hubungan kita dengan sesama mu’min dan kita dilarang saling mengolok-olok saudara kita, karena belum tentu kita lebih baik daripada mereka yang diperolok-olok. Oleh sebab itu, jagalah hubungan  baik diantara kita, jangan sampai kita saling bermusuhan dengan saudara kita sesama muslim hanya karena berbeda pandangan masalah khilafiyah dan furu’iyah.
                Untuk dapat mengambil pelajaran dari apa yang saya sampaikan diatas, maka saya uraikan beberapa bukti kehancuran kerajaan-kerajaan islam yang ada di Indonesia dikarenakan adu domba dari bangsa belanda,spanyol,dan portugis. Antara lain sebagai berikut;
·      Kesultanan Islam Banten
Sekitar tahun 1680 M, terjadi perselisihan antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan putranya Sultan Haji, hal di manfaatkan oleh VOC, hingga akhirnya Voc mengirimkan bantuan terhadap Sultan Haji untuk menyingkirkan Sultan Ageng Tirtayasa. Akhirnya Sultan Haji pun menduduki tahta Kesultanan Banten. Namun akibat bekerja sama dengan VOC, kesultanan Banten mengalami kerugian yang sangat besar, yaitu jatuhnya wilayah kekuasaan Banten, salah satunya adalah Lampung. Dan VOC meminta hak monopoli perdagangan diseluruh wilayah kekuasaan Banten. Setelah Sultan Haji wafat, Banten berada dalam kekuasaan VOC.

·      Kesultanan Gowa dan Kerajaan Bone
Belanda mengadu domba antara Sultan Hasanuddin dengan Aru Palaka ( Raja Bone), Belanda menghasut Aru Palaka untuk membebaskan diri dari Kesultanan Gowa dengan mengirimkan bantuan berupa bala tentara dan persenjataan yang lengkap untuk menyerang Kesultanan Gowa.
Akibat perpecahan tersebut, Belanda berhasil mengalahkan Kesultanan  Gowa dan menaklukan seluruh kerajaan yang ada di Tanah Bugis-Makassar. Puncaknya ialah, ditandatanganinya Perjanjian Bungaya pada 18 November 1667, yang isinya sangat merugikan pihak kesultanan dan rakyat Makassar..

·      Kesultanan Ternate dan Tidore
Kesultanan Ternate dan Tidore sudah lama menjalin hubungan dengan baik. Akan tetapi setelah kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol di tanah Maluku, dua kerajaan ini diadu domba dengan Portugis dan Spanyol, dengan cara Portugis memanfaatkan Ternate untuk menguasai perdagangan di Maluku. Portugis berpihak kepada Ternate dan Spanyol berpihak kepada Tidore, Namun pertarungan dimenangkan oleh Ternate dan portugis, sehingga Spanyol harus meninggalkan Maluku. Namun akhirnya portugispun cukup lama menguasai perdagangan di Ternate, hingga menancapkan kekuasaanya di Ternate.

Itulah beberapa bukti dan contoh realita yang ada di Indonesia pada zaman kesultan islam. Oleh karena itu, dapatlah kita fahami bersama bahwa, perpecahan diantara kaum muslimin sangatlah merugikan dan mencelakakan diri kita sendiri. Bersatulah dibawah panji agama islam dengan mengharapkan ridho kepada Allah Subhanahu wata’ala. Allah SWT. berfirman:
وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيعٗا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَآءٗ فَأَلَّفَ بَيۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦٓ إِخۡوَٰنٗا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةٖ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ  ١٠٣
Artinya: Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. ( Q.S. Ali Imran: 103)
Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang persatuan dalam islam, moga-moga kita senantiasa dipersatukan dengan orang-orang yang beriman dan menegakkan Agama Allah ini, Amin…
Sekian dan terima kasih, lebih dan kurang mohon dimaafkan
Wassalamu’alaikum  warahmatullahi wabarakatuh

Komentar